23 April 2014
   Quran |  Sunnah |  Buku Tamu |  Kelas PERKIM |  Forum |  Soalan Lazim |  Sumbangan/Zakat
Terjemah
Carian
                                                                                                                                                                                                                                                                                    

menu utama

Anda Pengunjung Ke :




Visitors


Soal Jawab

  Mahd Abdullah
  29/01/2004 10:10 PM
In regard to willy's question: What if the four Witnesses are fake? I mean what if they are just making.creating stories? dont u think it would be unfair to base the punishment on their statements? and also what if there are no witnesses , are scientific methods enough? Thank You Again
Respon :
29/03/2004 04:38 PM
Thank you for your question. Hudud law is Divine and is very clear.There are prescribed strict conditions[syarat] for the qualifications of the witnesses in Islam.If four persons are regiously and socially accepted and are recognized for their good charectors towards the religious obligations and are trustworthy people ,if the offence is done publically as these four can observe and see by their naked eyes means the sinners are very rude and rebellius, corrupted [even they are married and have their sexual means at home] and willing to do it publically.And if these witnesses could jointly bear witness infront of the Qadi about the act [authority], then the Qadi will do the necessary investigations , the witnesses should be able to prove without any doubtful evidence as in one voice about what they saw without any difference or contradicting statements of the act. If proven beyond the doubt then only the hukum will fall on them.And even if three persons with these all trusty worthy charector saw the act are not permitted to report to the athourity[three of them will be whipped instead] just because the number of witnesses are important as the punishment is death.Let us think that human are social animal and are mutually connected by many ways how the four people of a purticular place can join together to produce a false report to give death for a person belong to ones family and a society, do they[the false witnesses] not fear about their safety if someone turn out and say the truth about their false evidence.Allah swt will not like to punish His slaves if they happen to fall in a sin they are given chances to ask forgiveness.The hope and prayer[taubah] for their forgiveness [their taubatunnasuha]will be sufficient if there is no witness. The scientific methods are mechine discoveries and operated by the human with their limited knowledge and is variable time to time and hence it is not a proof as living human's witness. thank you[sayyid]
  Mohd Abdullah
  29/01/2004 10:07 PM
Assalamualaikum , I Hope You can Answer my question clearly; TO Be Direct to the Point, Will Allah Surely Grant a Good and Devoted Muslim Blessings in this life and the hereafter?? So Here is another Question: Why are the Palestine People suffering now, and Many muslims are living in very poor conditions? Does that mean there is something wrong with their Eeman? IF there is nothing wrong with their Iman, Does it mean it is not guaranteed that a Good Muslims will receive good in this life & the hereafter?? Because I am Worried that My Supplications will never be answered bY Allah swt.,;How can I make sure that Allah will bless me ?? As A convert I want to know these things I expect your reply May Allah the Almighty Bless You and your Organisation
Respon :
17/02/2004 11:04 AM
Walaikumussalam wrt. Thank you for your great heart to share your questions with us . Brother, Allah swt is The Most Merciful and The Most Compassionate by His mercy, we all are enjoying our life. The happiness and enjoyment are varies according to the level of people, and in our understanding we feel that they are enjoying or they are suffering. In fact a rich man we feel he is enjoying but in reality he is suffering with many things which we do not know . Actually some happiness or some sufferings every human have to go through in his life. But the case of a believer, the happiness and the sufferings all are the bouquet of love flowers from his Creator. The acceptance of this reality will give him the true peace of mind while the non beliver could not accept the taste of suffering and he will curse the time. For example "The ultimate happiness of the LOVER is in the commitment for the sacrifice that he should do for his beloved " the pain of sacrifice will give him the happiness even though it is bitter, as it makes him to enjoy the greatest pleasure for pleasing his beloved. For your question "How you make sure Allah will bless you" Dear Brother, Allah already blessd you enough. The very first blessing of Allah is that you are a Muslim. Please have a look at your own personality "you are alright" by physically mentally and financially compare to many others how perfect you are ? Just think about one small blessing of Allah that your own" tongue" how it functions? What are the benefits of the tongue ? just think about one benifit of "tasting gland" or its fact ! At every corner of your life Allah's blessings available. Your worries about the blessings and the answering of your supplications. Allah swt is Most Merciful and His Mercy is not only for Muslims but also open to everyone as evryone and everybody are His slaves and creatures in His mercy there is no discriminations and divisions. The BELIEVERS only are permitted to enjoy His entire blessings and mercy in hereafter life, while Dunia is free for everyone. BE TRUST AND STEADFAST IN YOU FAITH AND IMAN DEFINITELY IN EACH DAY YOU ARE IN VICTORY. For further tazkirah please come to our office. [sayyid]
  zackjb
  16/12/2003 02:35 AM
A'kum...saya ingin bertanya tentang makna sebenar 786 yg banyak terpampang di restoran mamak dan juga di sebuah bangunan mamak di JB.Saya diberitahu 786 maknanya BISMILLAH...Betulke? Mana Hadis / Sahih nya?Terima Kasih Ustaz.
Respon :
17/02/2004 11:05 AM
Walaikumussalam wrt. Terima kasih di atas soalan saudara. Huruf bahasa Arab boleh ditulis melalui pelbagai cara contohnya huruf Hijaiya.Abjad ...., Makna 786 adalah mengikut huruf Abjad di mana setiap huruf dikira dengan nombor dan satu jumlah boleh ditulis di dalam satu angka. Itulah caranya mereka menulis Bismillahi....... dan jumlah nombor ayat bismillah, adalah 786. Untuk pengetahuan saudara ini bukanlah satu Ibadah (fardu,wajib,sunnah,haram, halal dan sebagainya). Oleh itu tiada hadis atau ayat untuk menerangkan perkara ini. Cuma sekadar dari segi bahasa sahaja. Sekian, terima kasih [sayyid]
  amin
  09/12/2003 02:54 PM
saya ingin bertanya dengan ustaz. saya pernah bercinta dengan seorang gadis bernama sue yang bertudung. tapi, dia selalu berpakaian seksi iaitu yang menampakkan bentuk tubuh badan, kakinya yang cantik, dll. oleh kerana tidak tahan, saya mula memujuknya supaya membenarkan saya melihat rambutnya. saya juga mengajarnya cara bercumbu atau bercium. di dalam kereta satria saya kami banyak kali melakukan perkara seperti di atas, juga aktiviti yang agak berani seperi saya melakukan seks oral ke atasnya dan juga menyentuh seluruh anggota badannya. ada pada satu masa saya pernah membawanya ke tandas awam di sebuah kompleks beli-belah di shah alam, menanggalkan pakaiannya, dan melakukan hubungan seks dengannya dengan kerelaannya. selepas itu, kami selalu melakukan adegan itu di dalam kereta saya, dan juga di flet saya di mana saya tinggal seorang diri. tapi, kerana sayangkannya dan tak mahu rosakkkan daranya, kami selalu melakukan seks oral saja atau tidak melakukan sepenuhnya hubungan seks. kata sue juga, dia kononnya pernah didesak oleh bapa saudaranya untuk melakukan seks oral semasa dia di sekolah rendah, dan ini membuatnya ghairah bila bermesra bersama saya. kata-katanya itu telah membuat saya lebih berani melakukan perkara-perkara begini ke atasnya dan dia juga nampaknya amat suka bila saya buat begitu. sekarang, dia telah berkahwin dengan lelaki yang dikatakannya baik untuk menjadi suaminya, dan bukan jahat seperti saya. soalan saya sekarang, adakah dia berdosa kerana menipu suaminya mengenai latarbelakang dirinya yang kononnya suci. juga, saya ingin menceritakan kepada suaminya dan juga ahli keluarganya apa yang telah terjadi. saya sanggup mengahwininya jika suaminya menceraikannya selepas mengetahui dirinya yang telah berzina sebelum kahwin. adakah ini dapat menebus dosa saya dan sue sebelum ini? selepas sue berkahwin, saya masih menunggu untuk memilikinya kerana saya amat menyayanginya hingga sekarang, dan juga saya rasa dosa kami hanya dapat ditebus jika kami bernikah. sekian, terimakasih ustaz.
Respon :
17/02/2004 11:09 AM
Terima kasih di atas soalan saudara. Terlebih dahulu sedarlah bahawa saudara adalah seorang manusia yang mempunyai akal dan perlu mengawal hawa nafsu. Alhamdulillah saya amat syukur ke hadrat Allah swt kerana saudara telah dapat menulis masalah ini kepada kami. Saudara dinasihatkan agar segera bertaubat dan jangan membuat serta mengulangi perkara ini dan menutup semua ruang (kesempatan) supaya tidak akan berjumpa lagi dengan bekas teman wanita saudara. Saya akan memberi beberapa nasihat (1) Taubatlah segera di atas perlakuan yang dulu. (2) Membuat banyak amal Ibadah supaya dapat mengawal diri. (3) Mempelajari ilmu Islam dan hukum Allah swt (4) Berkahwin segera dengan seorang gadis yang berilmu agama dan beriman. (5) Bersahabat dengan suasana agama dan menjauhkan diri daripada suasana yang tidak halal. (5) Menjauhkan diri dari wanita itu (Sue) kerana dia kini telah menjadi isteri orang. (6) Jangan menaruh harapan terhadap Sue dan jangan mencampuri urusan rumahtangga orang kerana hukumnya adalah haram dan berdosa besar. (7) Saudara tidak boleh menerangkan perlakuan dahulu yang dilakukan bersama Sue kepada suaminya atau kepada sesiapa sahaja. (8) Saudara perlu ingat bahawa segala perbuatan yang saudara dan Sue lakukan dahulu adalah HARAM dan tidak boleh diulangi. Oleh itu mengingati cinta itu, kemesraan itu, pergaulan itu, memperingati masa dan waktu bersama Sue, adalah haram dan saudara tidak boleh memikirkannya lagi dan perlu segera melupakannya kerana saudara wajib melakukan taubat nasuha. Untuk mendapat nasihat selanjutnya, sila datang ke PERKIM segera. Sekian, terima kasih. [sayyid]
  zahari
  03/12/2003 03:30 PM
merujuk kepada soalan SITI dan LILI di bawah ini, saya merasa hairan kerana dia kata dia seorang yang sangat baik. kalau begitu, macamana boleh buat maksiat pula dengan jejaka yang kononnya tak dicintai pula? dia tak kata pula si jejaka itu paksa dia melakukan maksiat itu. mungkinkah dia sekarang menyesal setelah buat jahat dengan pasangannya, dan cuba mencari kesalahan pasangannya itu? kalau dah terlanjur dengan jejaka itu, kan baik kahwin saja dengannya? kerana kononnya si jejaja itu amat menyintainya? boleh ustaz beri nasihat atau pandangan mengenai ini? apa pula pandangan ustaz mengenai gadis yang bertudung, tapi memakai kain terbelah sehingga menampakkan lutut dan paha serta betis dengan jelas bila berjalan? juga, yang bertudung tapi pakai baju "low cut" yang menampakkan dadanya yang putih melepak dan licin serta dihiasi rantai dan loket yang cantik menarik? apakah jenis pakaian zaman sekarang ini, yang kononnya menutup aurat, tapi di masa yang sama nampak seksi dan anggun kononnya? sila ustaz beri pandangan.
Respon :
17/02/2004 11:19 AM
Terima kasih di atas soalan saudara. Islam adalah cara hidup yang amat bersih dan indah di dalam semua aspek. Perkara- perkara yang diharamkan oleh Aallah adalah tetap haram dan menjahukan diri dari itu adalah baik untuk bangsa manusia. Kalau zina itu diharamkan oleh Allah, ingatlah nescaya perkara itu tetap haram dan semua jalan yang ke arah mendekati perkara zina itu segi perkataan, pendengaran, pergaulan, penglihatan dan perbuatan adalah dilarang dan diharamkan oleh Allah swt. Dan tidak ada satu justifikasi untuk menghalalkannya. Setiap Muslim tahu perkara tersebut dan masing masing bertanggung jawab terhadap perbuatannya. Sesiapa pun tidak boleh menipu Allah swt. kerana Allah Maha Mendengar dan Melihat semua gerak geri manusia. Sesiapa sahaja yang berusaha sama ada melalui kata-kata atau dengan apa cara pun yang menjustifikan perbuatan atau kelakuan yang dilarang oleh Allah swt, adalah berdosa dan dilaknat oleh Allah swt. Allah swt berfirman bahawa semua perbuatan anak-anak Adam akan disoal siasat di akhirat di mana seorangpun tidak boleh dikecualikan dari soal siasat itu. Jawapan kepada Soalan yang kedua. Islam adalah cara kehidupan sejati dan mempunyai konsep yang tersendiri di atas semua gerak geri manusia . Konsep menutup aurat adalah wajib dan haram membukanya kecuali apa yang dibenarkan oleh Allah swt. Menutup aurat adalah wajib dengan pakaian yang boleh menutup aurat dan tidak akan menunjukkan keadaan angota badan atau transpirasi atau secara menunjuk dan menarik perhatian orang ramai yang melihatnya. Itu adalah haram. MAKA TUTUPLAH AURAT DENGAN APA SAHAJA YANG KITA GUNA IAITU TUDUNG, JILBAB ,PURDAH,HIJAB,BURKHA,DAN LAIN- LAIN DENGAN SYARAT IANYA WAJIB MENUTUP AURAT DENGAN KEHENDAK ALLAH.SWT Wajib menutup total "personality" [zinah] [kecuali dalam keadaan darurat] iaitu dari segi perhiasannya, barang kemas (jewellery), kewangianya, dan lain-lain yang wajib dihijabkan. Ini adalah hukum Allah swt. sekian terima kasih.
  ROSHIDA BINTI MOHAMAD
  01/12/2003 12:30 PM
Saya hendak bertanya, siapa yg perlu dihubungi di bahagian Wilayah utk mendptkan bantuan bg seorang kawan saya yang telah memeluk Islam, tetapi mempunyai masalah utk memberitahu ibunya...dan sekaligus, beliau ingin mendalami agama Islam?
Respon :
17/02/2004 11:21 AM
Terima kasih di atas soalan .Saudari boleh menghubungi pihak Ibu Pejabat PERKIM : 03 404 12482 atau berjumpa dengan pegawai dakwah di pejabat PERKIM, Tkt 4, Bangunan PERKIM, Jalan Ipoh, Kuala Lumpur atau pihak Jabatan Agama Islam Wilayah : 03 2274 9333
  Aminuddin Kamaluddin
  14/11/2003 04:16 PM
Saya merujuk kepada soalan SITI atau LILI di bawah ini. Saya rasa saya boleh menasihatinya kerana pernah mengalami keadaan sepertinya. Saya harap SITI atau LILI sila hubungi saya di aminuddin_kk@yahoo.com. Sekian.
Respon :
29/03/2004 04:38 PM
Terima kasih.
  siti
  08/11/2003 04:36 PM
a'kum.saya mempunyai masalah iaitu saya telah terlanjur dgn seorang jejaka 30-an.dia memang terlalu menyintai saya tetapi saya tidak mencintainya malah saya terlalu kasihan padanya sehingga saya terpengaruh dengan pujuk rayunya.daripada dialah saya mengetahui perkara2 terkutuk itu.sebelum ini saya amat menitik beratkan soal agama.rajin bersolat,mengaji..tetapi akhirnya saya sedih kerana terjebak ke lembah zina.padahal saya belum bersedia utk mendirikan rumahtangga kerana saya merupakan anak sulung dlm keluarga.amat besar tanggungjawabnya.saya sedar sekarang sudah terlambat.saya telah bertaubat.tapi setiap kali bertemu pasti dia mahu saya melayan nafsunya.dia memang mahu bernikah dgn saya secepat yg mungkin.saya memintanya utk menunggu saya kerana dia yg bertanggungjawab.tapi dia menyatakan bahawa dia tidak dpt menunggu saya.jika dia tidak dapat menunggu saya apa akan terjadi pada saya kelak.saya tidak mahu memusnahkan harapan keluarga saya.sekarang ini saya jadi takut nak berjumpa dgn dia.sebaliknya dia menuduh saya yg bukan2.dia menuduh saya sudah mempunyai lelaki lain.saya pasrah.walaupun saya tidak cintakannya saya terpaksa bernikah dengannya.walaupun ramai juga yg mengatakan soal dara itu tidak penting.namun saya tidak percaya akan ada lelaki yg saya sayangi akan menerima saya.sekarang saya hanya berserah pada allah tentang jodoh saya.saya minta petunjukNYA.saya masih berasa buntu.apa yg harus saya lakukan?
Respon :
17/02/2004 11:26 AM
Terima kasih di atas soalan yang dikemukakan. Saudari perlu bertaubat dan jangan mengulangi perbuatan yang diharamkan oleh Allh swt. Saudari perlu fikir tentang diri sendiri. Jangan bergantung kepadanya. Jika saudari boleh menerima dia sebagai suami, beritahulah hal itu kepada pihak ibu bapa dan uruskan pernikahan secepat mungkin. Kalau saudari tidak mahu berkahwin dengannya, putuskan hubungan haram ini serta- merta dan bertaubat serta berdoa ke hadrat Allah swt untuk mendapat satu jodoh yang baik di samping meminta kepada ibu bapa untuk mencari jodoh yang sesuai dengan segera. Insya Allah, saudari akan berumahtangga secepat mungkin dengan rahmat Allah swt, jika saudari berhenti daripada segala perkara yang haram itu.
  mohd safarudin yunus
  05/11/2003 02:57 PM
Ustaz, Apakah yang dimaksudkan dengan TAUHID? Bolehkan Ustaz jelaskan apakah itu Tauhid Rububiyyah, Tauhid Uluhiyyah dan tauhid Asma' Wa Sifat.
Respon :
29/03/2004 12:46 PM
Terima kasih di atas soalan saudara. Tauhid bererti menyatukan, iaitu mempercayai bahawa Allah itu SATU SAHAJA. Tauhid Rububiyyah ialah seorang hamba itu beri'tikad bahawa Allah Taala itu Tuhan yang Maha Esa, Berkuasa, Pencipta, Pemelihara, Pemberi rezeki. Allah yang menjadikan makhluk dan memelihara alam sekalian. Tauhid Uluhiyyah ialah mengEsakan Allah Taala dalam erti mengEsakan zatNya, sifatNya dan perbuatanNya, iaitu mengetahui dan mengakui bahawa Allah itu Tuhan yang satu disembah oleh semua makhlukNya. Tauhid Asma' Wa Sifat adalah mempercayai kepada Asmaul Husna dan sifat-sifat Wajib, Mustahil dan Jaiz pada Allah. Sekian terima kasih
  mohd safarudin yunus
  05/11/2003 02:52 PM
Ustaz, Apakah yang dikatakan IHSAN dalam ibadah? dan apakah syarat-syarat supaya amalan kita diterima oleh Allah swt.
Respon :
16/02/2004 10:41 AM
Terima kasih di atas soalan .Ihsan adalah suatu kurniaan dan hidayah dari Allah swt kepada hambaNya. Untuk menikmatinya kita perlu berusaha dengan penuh harapan bahawa Allah swt akan terima apa sahaja yang kita lakukan. Sebagai contoh: Ihsan di dalam solat ialah sebagaimana yang dimaksudkan dalam hadis Junjungan Nabi kita saw. iaitu "Ibadahlah kepada Allah seolah-olah kamu melihat Allah, jika kamu tidak dapat melihatNya dengan mata kasar percayalah bahawa sesungguhnya Allah swt sedang melihat kamu " Ini menjelaskan khusyuk seseorang yang beriman kepada Allah swt di dalam solatnya ialah dia akan merasa dengan penuh hatinya bahawa Allah swt sedang melihatku dan sedang merekodkan segala gerak geriku di dalam solatku. Perasaan ini akan memberi suatu suasana Ilahi dan dia akan memperolehi kenikmatan dalam mendekati kepada Allah swt yang tidak ada bandingannya. Solat seperti ini akan memberi taqwa di dalam kehidupannya. Insya Allah. Sekian terima kasih.[sayyid]
 Papar 301-310 dari 317 soalan. Page  23 24 25 26 27 28 29 30 31 32  

Ibu Pejabat PERKIM Kebangsaan, Tingkat 4, Bangunan PERKIM, 150 Jalan Ipoh, 51200 Kuala Lumpur, Malaysia.
Tel: 03-4041 2482, 03-4042 6224   Faks:03-4042 7403
email: info@perkim.net.my
Semua Hakcipta Terpelihara © 2001-2014 PERKIM
PENAFIAN
Pertubuhan Kebajikan Islam Malaysia (PERKIM) tidak bertanggungjawab atas kehilangan atau kerosakan disebabkan penggunaan mana-mana maklumat yang disediakan melalui laman web ini.